Indonesia

Berduaan di Kosan, Janda Cantik Terjaring Razia Malam Ramadan di Serang

Liputan6.com, Serang – Para wanita cantik terjaring razia bersama pasangan tidak sahnya di malam Ramadan. Total, ada tujuh pasangan bukan muhrim digelandang ke Mapolres Serang Kota, Banten.

Bahkan ditemukan alat kontrasepsi yang belum terpakai, dari razia yang dilakukan di empat hotel dan tiga kamar kos.

“Alat kontrasepsi, itu indikasi saja. (Saat digrebek) Mereka tidak sedang melakukan Hal yang tidak baik,” kata Kasat Intelkam Polres Serang Kota AKP Deni Ramdani saat ditemui di Mapolres Serang Kota, Rabu 15 Mei 2019.

Ada pasangan yang sedang berduaan di kamar hotel. Sang pria hanya mengenakan handuk sedangkan wanita masih mengenakan pakaian lengkap.

Di antara yang terkena razia, terdapat janda cantik anak satu yang sedang berduaan di kamar kosan, yang diakui sebagai temannya.

Wanita berkulit putih, berambut panjang dan mengenakan dress kembang-kembang itu sedang berduaan dengan pria di dalam kamar kos yang pintunya terkunci. Saat dibuka, mereka tidak terbukti melakukan hal mesum.

“Kena jaring (razia) dan mereka berduaan di kamar, bukan muhrimnya, jelas bukan suami istri, dan ada yang tidak punya KTP. Alasannya mengunjungi pacar (di kosan),” terang Deni.

 

Selektif Terima Tamu

Polisi menemukan alat kontrasepsi saat merazia pasangan yang bukan muhrim di Serang. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Pihak kepolisian mengimbau pemilik hotel lebih selektif menerima tamu yang akan menginap agar tidak dijadikan lokasi prostitusi.

Begitupun kamar kosan, agar pemilik menyiapkan ruang menerima tamu yang terbuka dan terlihat siapa saja.

“Misalkan tamu datang dari luar berlainan jenis, harus disiapkan ruang tamu, jadi tidak masuk kamar. Nanti kami akan undang semua pemilik (kosan dan hotel),” jelas Deni.

Related Articles

Close