Indonesia

Hari Buku Sedunia, Ini 4 Novelis dengan Bayaran Tertinggi

Liputan6.com, New York- Hari Buku Sedunia menjadi momen untuk merayakan hobi membaca serta sebagai motivasi diri bagi para novelis. 

Harus diakui bahwa satu tantangan berat sebagai penulis adalah penghasilan yang tidak pasti, terutama sebagai novelis baru. Tak sedikit penulis yang bekerja merangkap untuk menyokong impian sebagai penulis.

Stephen King sempat bekerja di sektor laundry dan sebagai guru ketika menulis novel pertamanya: Carrie. Franz Kafka juga bekerja di kantor asuransi ketika ia menulis buku.

Bagaimana di Indonesia? Pada suasana Hari Buku Sedunia ini, penting mengingat sejumlah masalah literasi di Indonesia, mulai dari kurangnya minat membaca, serta masalah pajak yang memberatkan penulis. Ini sangat ironis sebab Indonesia memiliki perpustakaan tertinggi di dunia

Meski masih ada masalah di industri buku, perayaan Hari Buku Sedunia bisa menjadi kesempatan untuk mengenal ada empat novelis yang berhasil meniti karier sebagai penulis dan masuk ke daftar Forbes sebagai penulis dengan pendapatan tertinggi di penghujung tahun 2018.

Berikut ulasannya berdasarkan perhitungan Forbes pada 1 Juni 2017 hingga 1 Juni 2018, serta pendapatan terkait lainnya, seperti buku mereka yang dijadikan film.

(Asumsi kurs USD 1 = Rp 14.082)

4. John Grisham

John Grisham | foto : Famous Authors

Karya populer: The Last Juror, The Firm, The Rainmaker

Pendapatan: USD 21 juta (Rp 295,7 miliar)

John Grisham memakai pengalamannya sebagai pengacara untuk menulis buku thriller dengan nuansa dunia hukum. Dalam perhitungan Forbes tahun lalu, ia berhasil menjual 2,6 juta eksemplar.

Buku-buku Grisham juga sudah terkenal di penerbit mayor Indonesia. Dua bukunya berjudul Camino Island dan The Rooster Bar juga menjadi bestselling pada tahun 2017.

3. Stephen King

Novelis ternama di dunia, Stephen King (Sumber: Parade.com)

Karya populer: It, The Shining, Carrie

Pendapatan: USD 27 juta (Rp 380 miliar)

Sang “Raja Horor” berhasil konsisten mempertahankan popularitasnya sejak tahun 19070-an. Film-film Stephen King pun terus diangkat ke dunia film.

Periode tahun 2018, King berhasil menjual 2,7 buku di negaranya. Pendapatan King juga sempat naik karena kesuksesan film It yang dibuat ulang.

2. J. K. Rowling

Lindsey pun merasakan kekecewaan yang teramat sangat dan tak akan mendukung J.K Rowling. Sementara itu, David Yates dang sutradara mendukung Johnny Depp untuk tetap bermain di Fantastic Beasts. (BEN STANSALL / AFP)

Karya populer: serial Harry Potter

Pendapatan: USD 54 juta (Rp 760,4 miliar)

Kisah sang bocah dengan luka sambaran petir berakhir dengan buku ketujuhnya yang rilis tahun 2007. Meski demikian, Joanne Kathleen Rowling masih meraup keuntungan lewat franchise Harry Potter.

Sebut saja Cursed Child yang memiliki versi buku dan produksi teaternya. Ada pula seri Fantastic Beasts yang menghadirkan pemenang Piala Oscar, Eddie Redmayne. J. K. Rowling juga merupakan sosok yang hobi beramal dan mendukung aktivitas sosial, seperti kesetaraan hak.

1. James Patterson

Novelis James Patterson. Dok: James Patterson

Karya populer: Alex Cross, The President Is Missing

Pendapatan: USD 86 juta (Rp 1.2 triliun)

James Patterson bisa merilis lebih hingga 10 buku per tahun. Ia menulis buku fiksi untuk beragam usia dan juga non-fiksi.

Kariernya pun semakin meroket di tahun 2018 karena berkolaborasi dengan mantan Presiden Bill Clinton untuk merilis novel berjudul The Presiden Is Missing.

 

Related Articles

Close