Indonesia

Menjajal Wuling Confero S ACT, Transmisinya Seperti Motor Bebek

Liputan6.com, Jakarta – Wuling Motors secara resmi memperkenalkan varian baru Confero, yaitu Wuling Confero S ACT. Berbeda dengan Confero sebelumnya, Confero S ACT mengadopsi transmisi e-Clutch yang cukup unik.

Transmisi e-Clutch ini diklaim memadukan kepraktisan transmisi otomatis dengan kebebasan berkendara transmisi manual. Ya, Anda harus memindahkan posisi gear layaknya transmisi manual tanpa adanya kehadiran pedal kopling.

Bagaimana rasa berkendaranya? Liputan6.com menguji Confero S ACT di arena parkiran Sentul dengan beragam rintangan yang merepresentasikan kondisi perkotaan. 

Saat gear masuk ke posisi 1, mobil tak akan langsung melaju, saat Anda kickdown pun Wuling Confero S ACT tak akan agresif seperti transmisi manual. Menginjak pedal gas pun harus secara perlahan lahan seiring dengan naiknya putaran mesin.

 

Selanjutnya

Wuling Confero ACT menjadi varian Confero bertransmisi semi otomatis. (Amal G/Liputan6.com)

Bisa dikatakan mengemudikan transmisi ini seperti naik motor bebek, hanya saja Anda tak perlu menurunkan putaran mesin atau melepas pedal gas saat memindahkan gear. Semua akan dilakukan secara otomatis oleh sistem e-Clutch.

Sistem e-Clutch ini pun akan memberikan peringatan dengan bunyi jika pemilihan transmisi tidak sesuai dengan putaran mesin dan kecepatan mobil.

Selanjutnya

Rasa berkendaranya cukup unik, hanya saja jangan berharap Anda akan mendapatkan rasa berkendara transmisi manual yang agresif. Anda pun tak bisa berharap akan kepraktisan sepenuhnya seperti transmisi otomatis konvensional.

Confero S ACT memang menawarkan transmisi yang cukup unik, bayangkan saja seperti Anda sedang memilih motor bebek tanpa tuas kopling, motor skutik, atau motor bebek yang dilengkapi tuas kopling.

Related Articles

Close