Indonesia

Kalah TKO, Amir Khan dan Pelatih Saling Tuding

Liputan6.com, Jakarta Petinju asal Inggris, Amir Khan, dinyatakan kalah TKO atas Terence Crawford, Minggu (21/4/2019). Wasit terpaksa menghentikan pertarungan pada ronde keenam setelah pelatih Khan, Virgil Hunter memilih lempar handuk setelah Khan menerima pukulan low blow.

Menurut Virgil, keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan Khan. Namun Khan justru membantah dan menegaskan tidak pernah meminta sang pelatih untuk mengakhiri laga. 

Lewat akun Twitter-nya, Khan menyampaikan pembelaannya terkait keputusan tersebut. 

“Saya tidak pernah keluar dari pertandingan sepanjang hidup saya,” katanya. 

“Sepemahaman saya, Virgil menanyakan apakah pukulan low blow itu masih terasa sakit dan saya jawab, ya. Saya hanya butuh waktu sebelum melanjutkan pertarungan lagi,” ujarnya. 

Khan berusaha merebut gelar kelas welter versi WBO yang disandang Crawford. Namun tidak mudah bagi Khan untuk mewujudkannya. Pada ronde pertama, Khan bahkan sempat menyium kanvas setelah menerima pukulan balasan dari petinju asal Amerika Serikat itu. 

Khan masih mampu bangkit dan melanjutkan pertarungan. Namun pada ronde keenam, pukulan low blow yang dilancarkan Crawford memaksa Khan sulit melanjutkan duel. Wasit segera menghentikan pertarungan dan memberi kesempatan bagi Khan untuk istirahat. 

Khan mengaku sulit berjalan akibat pukulan tidak sah tersebut. Bahkan setelah wasit memberikan waktu lima menit, Khan masih tampak kesakitan. Kepada media, wasit David Fields mengaku terpaksa menghentikan laga atas permintaan pelatih Khan, Virgil Hunter.

 

 

Dibantah Pelatih

Reaksi Terence Crawford (kanan) setelah merobohkan Amir Khan pada perebutan gelar juara dunia tinju kelas welter WBO di Madion Square Garden, New York, Amerika Serikat, Minggu (21/4). Amir Khan tidak mampu melanjutkan pertarungan saat menghadapi Crawford. (AP Photo/Frank Franklin II)

Hunter tidak membantah bila dia meminta wasit menghentikan duel. Namun menurutnya, keputusan itu atas permintaan Khan yang merasa tidak sanggup melanjutkan pertandingan. 

“Anda tidak bisa melanjutkan, itu tergantung seberapa parah Anda menerima pukulan di testis,” kata Hunter.

“Saya tanya kepadanya, apakah dia bisa melanjutkan pertandingan dan dia menjawab tidak. Dia mengindikasikan kalau dia terkenal pukulan di bagian testis dan itu mengancam nyawanya. Saya harus menerjamahkan kata-katanya untuk hal itu,” beber Hunter. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

 

 

Related Articles

Close