Indonesia

5 Fakta di Balik Hari Bumi yang Jarang Diketahui, Dirayakan Tiap 22 April

Liputan6.com, Jakarta Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April dan hari ini tepat pada Senin (22/4/2019). Peringatan tahunan ini mengingatkan manusia untuk pentingnya menjaga kehidupan yang ada di Bumi. 

Hari Bumi yang dirayakan oleh seluruh dunia tersebut bukanlah sekadar perayaan semata. Namun, juga untuk menyadarkan bahwa untuk menjaga bumi ini ada banyak hal yang harus diakukan setiap harinya.

Pada peringatan Hari Bumi 2019 ini juga mengingatkan untuk melakukan yang terbaik untuk bumi, agar kelak generasi mendatang bisa terus menikmati sumber daya tersebut. Momentum Hari Bumi adalah cara yang baik untuk mulai merawat planet yang ditinggali manusia ini dengan lebih baik.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber fakta menarik tentang Hari Bumi yang perlu kamu ketahui, Senin (22/4/2019).

1. Gaylord Nerson Penggagas Hari Bumi

Ilustrasi Bumi (NASA)

Gaylord Nelson adalah penggagas Hari Bumi. Pemilik nama lengkap Anton Gaylord Nelson ini merupakan seorang politikus Amerika Serikat dari Wisconsin. 

Senator asal Wisconsin ini merupakan sosok aktivis lingkungan yang gigih, ia pun selalu bergairah tentang isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Hati Nelson mulai tergerak untuk melakukan kegiatan lingkungan tatkala melihat betapa tercemar dan kotornya bumi akibat dari ulah manusia.

Hingga pada tahun 1970, Gaylord Nelson mencari cara untuk mempromosikan gerakan lingkungan. Dia mengusulkan gagasan ‘Hari Bumi’. Hari Bumi tersebut pertama diadakan pada 22 April 1970.  Dalam peringatan hari tersebut, mengedukasi masyarakat tentang hal apa yang bisa mereka lakukan untuk melindungi lingkungan.

 

2. Alasan Dipilih Tanggal 22 April

Ilustrasi Bumi (NASA)

Nelson awalnya memilih 22 April karena tampaknya tidak bertepatan dengan hari libur besar lainnya di Amerika Serikat. Selain itu, tanggal tersebut sengaja dipilih oleh Senator Nelson agar lebih banyak menarik mahasiswa.

Jutaan warga Negeri Paman Sam, termasuk mahasiswa dari berbagai kampus dan universitas berpartisipasi dalam pawai, parade, dan program-program edukasi.

Namun, pada perayaan tersebut ada rumor yang mengatakan bahwa peryaan Hari Bumi memiliki keterkaitan tentang tokoh komunis Rusia. Pasalnya, tanggal tersebut merupakan hari kelahiran Vladimir Lenin.

Dan pada 22 April 1970 bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran tokoh komunis Rusia itu. Isu pun menyebar liar bahwa ada ‘konspirasi komunis’ terkait Hari Bumi.

 

3. Memiliki Lagu dan Bendera

Warga membubuhkan tanda tangan pada kain saat peringatan Hari Bumi di CFD Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/4). Aksi ini sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Siapa yang menyangka kalau Hari Bumi memiliki lagu sendiri. Lagu Hari Bumi ditulis pada 2013 oleh penyair India Abhay Kumar, dan telah direkam dalam semua bahasa resmi PBB.

Selain lagu, Hari Bumi juga memiliki bendera sendiri. Bendera ini dibuat oleh John Mc Connell, seorang aktivis perdamaian. Bendera ini berwarna biru langit dengan gambar Bumi tepat di tengah bagian bendera.

 

4. PBB Merayakan Hari Bumi pada 20 Maret

Ruang Sidang Dewan Keamanan PBB di New York (Kena Betancur / AFP PHOTO)

Mulanya, Hari Bumi diperingatkan setiap tanggal 20 Maret, bukan 22 April. Namun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga saat ini masih merayakan Hari Bumi internasional setiap tanggal 20 Maret.

Peristiwa ini merupakan sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, setahun sebelumnya. Pada tanggal 20 Maret adalah hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.

 

5. Terbukti Mampu Meningkatkan Kesadaran Lingkungan

Mahasiswa Cinta Alam, Tanam 1000 Mangrove di Pantai Trisik

Hari Bumi yang digelar tahun itu terbukti berhasil meningkatkan kesadaran tentang lingkungan di Amerika Serikat. Pada Juli 1970, Badan Perlindungan Lingkungan AS atau Environmental Protection Agency didirikan.

Pada 22 April 1990, peringatan ke-20 tahun Hari Bumi, lebih dari 200 orang di 141 negara di dunia berpartisipasi dalam Earth Day. Gerakan global ini telah mengilhami perubahan nyata.

Pada Hari Bumi 2011, 28 juta pohon ditanam di Afghanistan untuk kampanye ‘Tanam Pohon Bukan Bom’. Pada 2012, lebih dari 100 ribu orang di China mengendarai sepeda motor mereka untuk mengurangi emisi CO2 dan menyoroti jumlah polusi yang diciptakan oleh mobil.

Related Articles

Close