Indonesia

Everton Akan Bikin MU Seperti Liverpool, Chelsea, dan Arsenal

Liputan6.com, London – Manajer Everton Marco Silva percaya diri jelang laga kontra Manchester United (MU) pada pekan ke-34 Liga Inggris. Jika mampu tampil seperti tiga laga terakhir di kandang, Everton sangat yakin bisa menyulitkan Setan Merah.

Everton akan menjamu MU di Goodison Park, London, Minggu (21/4/2019) malam WIB. Jelang laga ini, Everton memiliki rekor kandang yang cukup bagus.

Pada tiga laga terakhirnya di Goodison Park, Everton mampu menahan imbang Liverpool. Selain itu, mereka juga mengalahkan Chelsea dan Arsenal.

Tentu saja ini bukan hasil yang bisa dipandang sebelah mata oleh tim mana pun, termasuk MU.

 

Yakin Repotkan MU

Everton akan menjamu Manchester United (MU) pada pekan ke-34 Liga Inggris.  (AFP/Oli Scarff)

Manchester United akan datang ke Goodison Park dengan ambisi yang besar. Pasca kegagalan di Liga Champions, Paul Pogba dan kolega tentu tidak ingin gagal dalam perebutan posisi empat besar klasemen Premier League.

Jika ingin terus bersaing, anak asuh Ole Gunnar Solskjaer harus mampu memanfaatkan laga sisa dengan maksimal. Termasuk saat melawat ke kandang Everton. Namun, pihak The Toffes tentu sudah menyiapkan perlawanan sengit.

“Kami sangat menghormati Manchester United, tapi jika kami bisa mencapai level yang telah kami capai dalam tiga laga kandang terakhir, tentu itu akan sangat menyulitkan bagi mereka,” ucap Marco Silva dikutip dari Sportsmole.

“Manchester United memiliki pemain yang berkualitas dan mereka bisa bermain dengan enam atau tujuh pemain di lini serang. Mereka sudah memberi bukti. Tapi, saya yakin 100 persen bisa membuat ini sulit untuk mereka,” imbuh pria asal Brasil.

 

Faktor Solskjaer

Marco Silva juga tidak bisa menutup mata dengan perubahan Manchester United sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer. Meskipun belakangan menurun, manajer asal Norwegia tersebut telah memberi banyak hasil positif bagi United.

Dalam pengamatan Marco Silva, Solskjaer adalah sosok pelatih yang jeli. Selain bagus dalam komunikasi dengan pemain, manajer 46 tahun tersebut juga kerap memberi kejutan dalam formasi dan taktik bermain.

“Mereka punya pelatih dan formasi yang berbeda-beda, karena bersama dengan Solskjaer mereka beberapa kali lakukan perubahan. Mereka tidak hanya bermain dengan satu sistem atau formasi,” tutup eks pelatih Watford ini.

Sumber: Bola.net

Related Articles

Close